GAMBARAN FLUOR ALBUS PADA PEMAKAI KONTRASEPSI HORMONAL DAN ADR DI RS Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO

Samrichard Rambulangi, Josephine LT*

*Divisi kontrasepsi  sub-bagian Fertilitas Endokrin dan Reproduksi
Bagian Obstetri dan Ginekologi
Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
ABSTRAK

Tujuan : Memaparkan gambaran Fluor albus pada pemakai kontrasepsi hormonal dan ADR di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo
Tempat : RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
Rancangan : Deskriptif-Retrospektif
Metode : Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan melihat rekam medik di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 1 Januari 2001 – 31 Desember 2003
Hasil : Selama 3 tahun mulai 1 Januari 2001 – 31 Januari 2003 di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo didapatkan 43 kasus Fluor albus. Kelompok umur terbanyak adalah umur 20 – 35 tahun yaitu 26 wanita (60,46%). Kelompok pendidikan terbanyak adalah Perguruan Tinggi (60,46%). Menurut pekerjaan, terbanyak adalah pada wanita bekerja (55,81%). Paritas yang terbanyak adalah II-IV (79,07%). Menurut pemakaian alat kontrasepsi terbanyak adalah ADR yaitu 32 wanita (74,42%). Dari lama pemakaian terbanyak adalah 1 -5 tahun 33 wanita (55,81%). Dari gambaran Pap Smear terbanyak didapatkan servisitis kronik tidak khas (62,79%).
Kesimpulan : Umur terbanyak 20 -35 tahun. Perguruan Tinggi terbanyak menurut pendidikan. Wanita yang bekerja adalah yang terbanyak.  Paritas yang paling besar menderita adalah II – IV. Terbanyak terdapat pada pemakai ADR. Gambaran Pap Smear terbanyak adalah servisitis kronik tidak khas
Kata kunci : Fluor albus, akseptor keluarga berencana, alat kontrasepsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *