ANOMALI DUKTUS MULLERI : KOMBINASI AGENESIS VAGINA, ATRESIA KANALIS SERVIKALIS DAN FISTULA VESIKOUTE

ANOMALI DUKTUS MULLERI : KOMBINASI AGENESIS VAGINA, ATRESIA KANALIS SERVIKALIS DAN FISTULA VESIKOUTERINA KONGENITAL
(LAPORAN KASUS)

Ira Anggreyani, Arifuddin Djuanna
Bagian/UP Obstetri dan Ginekologi FK UNHAS/RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar

Abstrak

Tujuan : Melaporkan satu kasus penanganan kombinasi kelainan agenesis vagina, atresia servikalis kongenital dan fistula vesikouterina.
Rancangan : laporan kasus
Tempat : RSB. St.Fatimah Makassar
Bahan dan cara : Dilaporkan seorang pasien belum menikah, usia 20 tahun dengan keluhan keluar darah haid bersama dengan urin setiap bulan. Pada pemeriksaan ginekologis ditemukan vagina yang dangkal, sekitar 2 cm, tanpa introitus vagina. Pada pemeriksaan BNO/IVP tidak ditemukan ginjal kiri dan terdapat fusi lumbal 4-5. Pada pemeriksaan USG pelvik, uterus antefleksi ukuran normal. Tanda seks sekunder normal. Pada saat operasi ditemukan fistula dengan diameter 0,5 cm antara uterus dan vesika urinaria, tidak ditemukan serviks. Dilakukan perforasi terhadap serviks yang buntu, kemudian dipasang kateter silikon intrauterin, fistula diharapkan menutup sendiri. Vaginoplasti dilakukan dengan insisi sirkuler pada selaput vagina kemudian diperdalam secara tumpul, lalu dipasang mold yang diliputi selaput plasenta untuk menjamin terbentuknya vagina baru.
Hasil : Pada hari ke 7 pasca operasi kateter intravesikal dicabut dan pasien dapat berkemih spontan. Pada hari ke 26 – 28 keluar darah sedikit-sedikit melalui kateter intrauterin disertai sakit perut bagian bawah. Tidak ditemukan darah pada saat buang air kecil.
Kesimpulan : Penanganan kombinasi kelainan fistula vesikouterina memerlukan pendekatan per abdominal untuk dapat mengidentifikasi fistula dengan cermat. Fistula dengan diameter yang sangat kecil tidak perlu dilakukan tindakan fistulektomi, dengan syarat bahwa pengalihan jalannya darah haid melalui saluran lain dapat terjamin. Vaginoplasti dengan memakai selaput plasenta dapat membentuk vagina baru yang cukup adekuat.
Kata kunci : Anomali duktus mulleri, agenesis vagina, atresia kanalis servikalis, fistula vesikouterina.    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *