Arthur Todingbua’, John Rambulangi*
*Subbagian Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi, Bagian Obstetri dan Ginekologi
Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
Unit Pelayanan Obstetri dan Ginekologi
RS Pelamonia Makassar
Abstrak
Tujuan : Melaporkan penanganan satu kasus endometriosis kutis dengan laparotomi di Rumah Sakit Pelamonia Makassar.
Rancangan : Laporan kasus
Hasil : Seorang wanita, PIIIA0, 33 tahun, masuk RS Pelamonia Makassar dengan keluhan keluar darah setiap haid dari benjolan di luka bekas operasi seksio sesaria dan terasa nyeri sejak bulan Desember 2006.Tes kehamilan negatif. USG abdominal (19 Juni 2007) oleh radiologi didapatkan uterus antefleksi, dengan endometrial line normal tidak tampak adanya defek. Adneksa kiri dan kanan normal. Pada foto thorax didapatkan jantung dan paru normal.Hasil pemeriksaan biopsi PA (2 Juli 2007) adalah endometriosis kutis. Dilakukan laparotomi pada tanggal 19 Juli 2007. Didapatkan diagnosis endometriosis kutis disertai perlengketan uterus dengan peritoneum dan omentum.
Simpulan : Endometriosis kutis
Kata kunci : Endometriosis kutis, laparotomi.
Leave a Reply