GAMBARAN DENSITAS MINERAL TULANG PADA REMAJA PUTRI

Royanto Darmaputra, Josephine LT, Mardiah Tahir
Subbagian Fertilisasi, Endokrin dan Reproduksi Bagian Obstetri dan Ginekologi
Fakultas Kedokteran Univ. Hasanuddin,  Makassar

Abstrak

Tujuan: Untuk mengetahui  profil densitas mineral tulang (DMT) pada remaja putri
Rancangan Penelitian: cross sectional study.
Bahan dan Cara : Wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah ditentukan dan pemeriksaan densitas mineral tulang dengan Achilles Express Bone Ultrasonometer pada tumit, pemeriksaan tinggi badan dan berat badan remaja putri   kelas III SMA di kota Makassar sejak 1 Juli 2005 hingga 30 Juni 2006.
Hasil: Dari 257 remaja putri, DMT yang didapatkan yaitu normal 215 sampel (83,7%), osteopeni 42 sampel (16,3%) Melalui uji Chi square tidak terdapat hubungan bermakna antara densitas mineral tulang dan usia menars (p=0,764); tidak terdapat hubungan bermakna antara IMT dan DMT ( p =0,867). Terdapat hubungan bermakna antara konsumsi kalsium dan DMT (p=0,0001), konsumsi vitamin D dan DMT (p=0,0001), olah raga dan DMT (p=0,0001), paparan sinar matahari dan DMT (p=0,0001). Tetapi, melalui uji multivariat analisis regresi logistik ganda, konsumsi vitamin D tidak bermakna (p Wald >0,05) dan didapatkan faktor yang paling dominan adalah paparan sinar matahari (p=0,0001; OR=113,6)
Simpulan: Paparan sinar matahari, olah raga, konsumsi kalsium mempunyai hubungan bermakna dengan DMT remaja putri
Kata kunci: menars, indeks massa tubuh (IMT), olah raga, kalsium, vitamin D, paparan sinar matahari, densitas mineral tulang(DMT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *