Deteksi toksoplasmosis dengan pemeriksaan titer antibodi IgG dan IgM metode ELFA pada kasus abortus spontan dan KJDR
A.Andrie Ronggani, Maggie J.Wewengkang, Eddy Hartono
Bagian/UP Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar
ABSTRAK
Tujuan : mendeteksi infeksi Toksoplasma dengan pemeriksaan titer antibodi IgG dan IgM metode ELFA kasus abortus spontan dan KJDR.
Rancangan : Cross sectional study
Metode : 51 sampel darah penderita kasus abortus spontan dan 15 penderita kasus KJDR diambil saat masuk rumah sakit, dianalisis dengan metode ELFA, diolah dengan reagen / Vidas – bioMerieux – Marcy I’Etoile
Hasil : Dari 66 penderita toksoplasmosis, didapatkan 51 kasus abortus spontan (77,3%) dan 15 kasus KJDR (22,7%). 66 kasus ini didapatkan antibodi IgG (+) dan 9 diantaranya dengan antibodi IgM (+). Terdapat perbedaan bermakna dengan uji Chi Square antara umur penderita toksoplasmosis (p=0,040), riwayat abortus spontan atau riwayat KJDR sebelumnya (p=0,004) pada kasus abortus spontan dan KJDR. Pada kelompok paritas (p=0,035), dengan uji Fisher exact terbukti mempunyai hubungan yang bermakna. Perbandingan umur, usia kehamilan dan lama kawin penderita toksoplasmosis pada kasus abortus spontan dan kasus KJDR dengan uji T dua sampel (p=0,003); (p=0,000); (p=0,010) juga didapatkan hubungan yang bermakna. Perbandingan titer antibodi IgG antara kedua kasus ini dengan menggunakan uji T dua sampel terdapat hubungan yang bermakna (p=0,039).
Kesimpulan : Faktor usia kehamilan erat hubungannya dengan infeksi Toksoplasma, sedangkan tingginya kasus abortus spontan dan KJDR lebih sering terjadi pada ibu dengan paritas 0 – 1, ini berhubungan dengan kebiasaan atau hobi yang sudah dilakukan sebelum menikah dan melahirkan. Riwayat abortus ataupun KJDR sebelumnya makin menguatkan kesimpulan akan diagnosis toksoplasmosis, dan makin tinggi titer antibodi IgG dan IgM maka kejadian kasus abortus spontan, kasus KJDR dan bahkan janin lahir dengan cacat kongenital makin bertambah besar (berbanding lurus).
Kata kunci : Toksoplasmosis dengan titer IgG dan IgM, ELFA, abortus spontan, KJDR
Leave a Reply