Elizabet C. Jusuf, Leo Prawirodihardjo
Subbagian Obstetri dan Ginekologi Sosial
Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unhas Makassar
ABSTRAK
Tujuan : Melihat karakteristik pengetahuan seks remaja di kota Makassar tahun 2008.
Tempat : SMA di Makassar.
Rancangan : Penelitian survei secara langsung
Metode kerja : Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh remaja SMA yang diambil secara multi stage random kemudian dilakukan analisis distribusi frekuensi.
Hasil : Dari survei terhadap 150 siswa SMA didapatkan perempuan 57,3% sedangkan laki-laki 42,7%. Sebaran umur terbanyak pada usia 16 tahun (52%), sebagian besar berasal dari kota Makassar 87,3%, sebagian besar beribadah secara teratur (70,0%), sebagian besar tidak pernah mendapatkan pendidikan seks (81,1%) dan kebanyakan mendapatkan informasi tentang seks melalui media massa (43,3%). Sebagian besar mengetahui tentang masturbasi (54%) dan yang pernah melakukan masturbasi (48,7%) sebagian besar merasa bersalah (58,9%). Cara berpacaran kebanyakan dengan berpegangan tangan (38%), hanya 2,5% yang berhubungan seksual. Kebanyakan menganggap fungsi hubungan seksual untuk menghasilkan keturunan (33,3%), dan bahaya hubungan seksual adalah hamil (36,7%), sedangkan yang dapat menimbulkan dorongan seksual seseorang terbanyak adalah dengan menonton film porno (43,3%).
Simpulan : Karakteristik pengetahuan seks remaja di kota Makassar belum didapatkan secara formal, lebih banyak secara informal (media massa).
Kata kunci : pengetahuan seks, remaja, karakteristik.
Leave a Reply