FAKTOR RISIKO KANKER SERVIKS UTERI DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN MAKASSAR
(LAPORAN PENDAHULUAN)
Mansyah H.Muse, Syahrul Rauf, Arifuddin Djuanna
Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
RS Dr. Wahidin Sudirohusodo
ABSTRAK
Tujuan : Mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya kanker serviks uteri.
Tempat : Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Rancangan : Penelitian ini bersifat Case Control
Metode : Dua puluh enam kasus kanker serviks uteri dari berbagai stadium (menurut FIGO 2000) dan kontrol sebanyak dua puluh enam kasus ginekologi selain kanker serviks uteri yang telah dilakukan wawancara langsung baik pada pasien maupun pada suami. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Kai Kuadrat (uji X2) dengan rasio likelihood, kemudian diolah dengan program komputer SPSS for windows. Dianggap bermakna jika nilai p<0,005
Hasil : Terbanyak dari kasus adalah pada umur 45-49 tahun 6 kasus (23,1%), Pendidikan SD 12 kasus (46,2%), 23 kasus (88,5) tidak pernah melakukan pemeriksaan pap Smear untuk deteksi dini. Umur pertama kawin (p=0,000) bermakna meningkat 11,400 kali bila dibandingkan dengan mereka yang kawin berumur > 18 tahun. Status merokok suami nilai (OR=4,545) ini berarti risiko meningkat 4,545 kali lipat dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Lama penggunaan kontrasepsi hormonal nilai (OR=1,437), risiko meningkat 1,437 kali dibandingkan dengan mereka yang menggunakan kontrasepsi hormonal < 5 tahun. Frekuensi hubungan seks nilai (p=0,002) bermakna dan meningkat 10,286 kali bila dibandingkan dengan melakukan hubungan seks < 2 kali/minggu.
Kesimpulan : Faktor risiko umur pertama kawin <18 tahun, status merokok suami, lama penggunaan kontrasepsi hormonal yaitu > 5 tahun dan frekuensi hubungan seks > 2 kali/minggu meningkat bermakna
Kata kunci : Faktor risiko,Kanker serviks uteri,Uji Kai-Kuadrat dengan Likelihood Ratio
Leave a Reply