EFEKTIVITAS PENYUNTIKAN INTRAKUTAN AIR STERIL DIBANDINGKAN DENGAN NACL 0,9 % DALAM MENGURANGI…

EFEKTIVITAS PENYUNTIKAN INTRAKUTAN AIR STERIL DIBANDINGKAN DENGAN NACL 0,9 % DALAM MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I

 

Djoni Nurung, Telly Tessy, H. Eddy M. Moeljono

 

Bagian Obstetrik dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UNHAS

RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

 

ABSTRAK

 

Tujuan : Membandingkan efektivitas suntikan air steril dan NaCl  0,9% dalam mengurangi nyeri persalinan kala I

Rancangan penelitian : Penelitian uji klinik acak dengan metode “Double Blind Controlled Randomised Clinical Trial” dengan rancangan “Post Test Only Control Group Design”.

Bahan dan Cara Kerja : Dilakukan penelitian nyeri pada 60 pasien inpartu kala I fase aktif. Sampel dibagi 2 kelompok yaitu kelompok air steril (n=30), dan kelompok NaCl 0,9% (n=30). Masing-masing diberikan suntikan intrakutan 0,1 cc air steril dan NaCl 0,9% pada bidang belah ketupat Michaelis sebanyak 4 titik. Nyeri dinilai dengan menggunakan metode VAS (Visual Analog Scale). Penelitian dilakukan mulai Januari 2003 sampai Desember 2003 di Makassar.

Hasil : Pada kelompok air steril didapatkan skor nyeri yang lebih rendah dibandingkan NaCl 0,9%, khususnya pada menit ke-30 dan ke-60 (p<0,05). Tekanan darah sistolik kelompok air steril sesudah penyuntikan lebih rendah dari tekanan darah sistolik sebelum penyuntikan, demikian pula pada kelompok NaCl 0,9%. Pada kelompok air steril memperlihatkan penurunan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah penyuntikan dengan uji t berpasangan tampak menurun secara bermakna (p=0,000). Tekanan darah diastolik sebelum penyuntikan maupun sesudah penyuntikan baik pada kelompok air steril maupun NaCl 0,9% memberikan perubahan dan nilai statistik yang tidak bermakna (p>0,05). Frekuensi denyut nadi pada kelompok air steril dibandingkan kelompok NaCl 0,9% sesudah penyuntikan dan setelah uji t dua sampel memperlihatkan perbedaan yang bermakna (p=0,023). Frekuensi nadi sebelum dan sesudah suntikan pada masing-masing kelompok didapatkan perbedaan yang tidak bermakna. Dengan uji t berpasangan, kelompok air steril (p=0,112) dan kelompok NaCl 0,9% (p=0,342). Perbandingan frekuensi pernapasan antara kedua kelompok sebelum dan sesudah penyuntikan menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p>0,05). Perbandingan lama persalinan antara kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p>0,05).

Kesimpulan : Penyuntikan intrakutan air steril memiliki skor nyeri persalinan yang lebih rendah dibanding NaCl 0,9% dan memberikan perubahan pada tekanan darah sistolik.

Kata Kunci : Efektivitas, Air steril, NaCl 0,9%, Persalinan, Nyeri.  

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *