ANALISIS FAKTOR RISIKO KELAINAN KONGENITAL BAYI BARU LAHIR DI BLU.RS.DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO

MAKASSAR PERIODE 2004 – 2007

Irma Savitri,Maggie Wewengkang
Bagian/SMF Obstetri dan Ginekologi FK UNHAS/
BLU RS Dr.Wahidin Sudirohusodo,Makassar

ABSTRAK
Tujuan: Untuk mengetahui insiden dan beberapa faktor risiko yang kemungkinan berpengaruh terhadap  kejadian  kelainan kongenital.
Tempat: Bagian Obstetri dan Ginekologi BLU RS Dr. Wahidin Sudirohusodo,Makassar periode 1 Januari 2004 – 31 Desember 2007
Metode:Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan pendekatan kasus kontrol
Cara Kerja: Subjek adalah seluruh kasus-kasus kelainan kongenital pada bayi baru lahir dan kasus kontrol yang tidak mengalami kelainan kongenital  diambil dari data rekam medik di BLU RS DR.Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 2004-2007.
Hasil:Selama kurun waktu 4 tahun dari 3141 persalinan, ditemukan  28 kasus (0,89%) kelainan kongenital dan yang terbanyak adalah kasus kelainan kongenital mayor sebanyak 26 kasus (92,8%) dengan kasus anensefalus dan hidrops fetalis yang terbanyak ,masing-masing sebanyak 6 kasus(21,6%).Berdasarkan cara persalinan yang terbanyak yaitu dengan cara pimpinan persalinan normal(PPN) sebanyak 14 kasus (50%), berdasarkan rujukan yang terbanyak yaitu berasal dari dokter spesialis sebanyak 17 kasus (60,71%).Kelainan kongenital yang terbanyak dideteksi pada umur kehamilan preterm  sebanyak 18 kasus (64,28 %).Dari beberapa faktor risiko yang ada, ternyata didapatkan tidak ada satupun yang memilki hubungan yang bermakna.Tetapi secara interaksi antara keenam faktor risiko,maka riwayat abortus sebelumnya memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian kelainan kongenital.
Kesimpulan: Selama 4 tahun insiden kelainan kongenital di BLU RS Dr.Wahidin Sudirohusodo sebesar 0,89 %.Faktor risiko  seperti umur ibu, lama pendidikan ibu, jumlah paritas, keteraturan melakukan AAN, tingkat sosial ekonomi keluarga dan riwayat abortus sebelumnya tidak ada hubungan yang bermakna dengan kejadian kelainan kongenital.Berdasarkan interaksi keenam faktor risiko maka riwayat abortus sebelumnya memilki hubungan yang bermakna dengan kejadian kelainan kongenital.
Kata Kunci: Kelainan kongenital, insiden,faktor risiko

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *