teknologi bedah laparoskopi

Penemuan teknik bedah Laparoskopi di akhir abad ke-20 merupakan sebuah revolusi di bidang ilmu bedah. Bedah laparoskopi menggunakan teknik bedah minimal invasif yang memiliki banyak keuntungan dibandingkan bedah konvensional.

Adalah George Kelling yang mengenalkan metode laparoskopi di tahun 1901. Kelling penasaran dan ingin tahu bagaiman reaksi organ jika ditempatkan di sebuah rongga udara? Ia lantas menciptakan metode menggunakan alat untuk meneropong rongga abdomen. Dengan cystoskope, ia bisa melihat rongga abdomen seekor anjing.

Tiga puluh satu tahun kemudian, Pablo Luis Mirizzi seorang dokter dari Argentina melakukan operasi Cholangiography untuk pertama kali. Sejarah panjang pun bergulir. Teknik bedah minimal invasif ini terus mengalami perkembangan. Hingga memasuki abad milennium, bedah laparoskopi tak terbendung dan hampir menggantikan operasi-operasi dengan teknik konvensional kecuali pada kasus-kasus tertentu seperti kelainan kongenital (cacat bawaan), bedah kosmetik dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *